Pengertian Promosi

Ketika mendengar kata promosi yang terbesit di pikiran anda adalah harga murah, atau diskon besar besaran. Tetapi apa sesungguhnya pengertian dari promosi itu sendiri.

Menurut Kamus Besar Bahasa indonesia; promosi adalah perkenalan dalam rangka memajukan usaha perdagangan.

Sedangkan menurut Fandy Tjiptono pengertian promosi adalah suatu langkah persuasif secara langsung lewat penggunaan berbagai instensif yang dapat diatur guna merasangsang pembelian produk segera atau untuk meningkatkan penjualan produk yang dibeli pelanggan.

Menurut American Marketing Association (AMA) promosi adalah

“Sales promotion is media and non media marketing pressure applied for a predetermined, limited period of time in order to stimulate trial, increase consumer demand, or improve product quality”

Dari pengertian diatas promosi dapat diterjemahkan sebagai upaya pemasaran melalui media maupun non medi guna merasang coba coba konsumen, meningkatkan permintaan dari konsumen maupun meningkatkan kualitas produk.

Secara keseluruhan dari pengertian promosi diatas dapat disimpulkan, promosi adalah suatu upaya perkenalan yang dilakukan untuk memajukan usaha perdagangan dan memperbaiki kualitas produk baik melalui sarana media maupun non media.

Tujuan Promosi 

Kegiatan promosi tidak hanya bertujuan terbatas sebagai sarana komunikasi antara perusahaan dan konsumen, melainkan dapat juga sebagai alat untuk mempengaruhi konsumen dalam kegiatan pembelian atau pemakaian jasa sesuai dengan keinginan.

Secara umum tujuan dilakukan kegiatan promosi adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai alat untuk mengimformasikan (informing) yang meliputi:
    • Menginformasikan kepada pasar mengenai keberadaan suatu produk
    • Menjelaskan fungsi dan cara kerja produk itu sendiri
    • Untuk menyampaikan perubahan harga (biasanya kearah yang lebih rendah)
    • Untuk memperkenalkan barang atau jasa yang ada
    • Guna meluruskan informasi yang keliru
    • Guna mengurangi rasa ketakutan atau rasa kekhawatiran konsumen
    • Untuk membangun citra perusahaan di mata konsumen
  1. Membujuk pelanggan sesaran/calon pelanggan (Persuading), untuk:
    • Membentuk pilihan merk
    • Guna mengalihkan pilihan merk tertentu
    • Untuk mengubah persepsi konsumen terhadap atribut produk
    • Mendorong pembeli untuk membeli atau berbelanja pada saat itu juga
    • Dll
  1. Sarana mengingatkan (Reminding) yang meliputi:
    • Untuk mengingatkan konsumen bahwa produk tersebut dibutuhkan dalam waktu dekat
    • Memberitahukan kepada konsumen tempat atau lokasi produk tersebut di jual
    • Agar konsumen tetap ingat kepada produk tersebut walaupun sudah tidak dilakukan promosi lagi
    • Membuat atau menjaga agar ingat konsumen jatuh pada produk perusahaan

Jenis pilihan media promosi 

Promosi dapat dilakukan berbagai cara mulai dari tatap langsung hingga melalui media sebagai perantara, misalnya melalui Koran, Majalah, Radio, TV, Hingga internet (media online). Berikut ini perbandingan keuntungan dan kerugian terhadap sarana media tersebut.

No Media Kelebihan Kekuragan
1. Koran Biaya relatif lebih murah Tidak begitu efektif, karena mudah diabaikan bahkan dianggap tidak penting
2. Majalah Dapat berlangsung lama, pembacanya lebih selektif, dapat mencantumkan gambar yang menarik Kurang fleksible, serta biaya yang dikeluarkan relatif lebih mahal
3. Radio Jangkauan luas, dan dapat diterima siapa saja. Waktunya lebih terbatas, tidak dapat menampilkan gambar, pendengar sering mendapatkan informasi secara utuh karena di dengar sambil beraktifitas
4. TV Jangkaun luas, dapat dinikmati siapa saja, waktu dan acara siarannya sudah tertentu, juga dapat menampilkan kombinasi gambar bergerak Biaya lebih mahal, dapat dinikmati sebentar saja.
5. Internet (media online) Dari kesuma media diatas, internet merupakan lebih fleksible, lebih murah, jangkauan lebih luas dan lain lain sebagainya Dibutuhkan komampuan pengelolaan agar  menjangkau pelanggan yang tepat sasaran,

Biaya promosi adalah nilai yang dikeluarkan atau  dikorbankan perusahaan guna kepentingan promosi dalam kaitannya dengan pemasaran produk yang dihasilkan perusahaan tersebut.Biaya promosi sangat berperan terhadap keefektifan suatu kampanya periklanan. Biaya promosi mencakup

Sarana/Bauran Promosi 

Sarana atau bauran promosi dapat dilakukan dengan berbaga hal, secara umum serana yang dapat dilakukan untuk melakukan promosi sebagai berikut

  1. Periklanan (advertising)

Bentuk promosi melalui periklanan di lakukan dalam bentuk tayangan, gambar maupun kata kata yang tertuang dalam browsure, spanduk, billboard, koran, majalah, TV ataupun radio. Melalui media periklanan ini, diharapkan konsumen atau calon konsumen dapat terpengaruh lalu tertarik selanjutnya membeli produk yang di iklankan. Oleh karena, iklan diharus di buat semenarik mungkin agar dapat menarik minat calon konsumen.

  1. Promosi penjualan (sales promotion)

Melalui promosi penjualan diharapkan dapat mendatangkan pelanggan/konsumen baru untuk membeli produk yang ditawarkan. Promosi penjualan bertujuan untuk meningkatkan penjualan melalui potongan harga, atapun lewat pemberian hadiah tertentu pada waktu tertentu dan tentunya pada barang barang tertentu juga.

  1. Hubungan Masyarakat (Publisitas)

Merupakan pendorongan permintaan secara non pribadi pada suatu produk, jasa maupun ide dengan menggunakan media komersial didalam media massa maupun sponsor tidak dibebani bayaran secara langsung. Keuntungan yang didapatkan melalui promosi publisitas adalah dapat menjangkau konsumen lebih banyak yang menghindari wiraniaga maupun iklan, pesan tersampaikan kepada pembeli sebagai berita bukan sebagai komunikasi penjualan.

  1. Penjualan peribadi (Personal Selling)

Merupakan pesan langsung yang disampaikan kepada calon pembeli atau untuk lebih kepada untuk melakukan persentasi, menjawab langsung serta menerima pesan, cara dapat dilakukan misalnya dengan melakukan kunjungan langsung ke sekolah – sekolah.

Faktor    yang Mempengaruhi Bauran Promosi 

Menurut Menurut Swastha & Irawan (2008:355) ada beberapa hal yang mempengaruhi bauran promosi, diantaranya sebagai berikut:

  1. Jumlah dana/budget

Jumlah dana yang tersedia untuk melakukan promosi sangat mempengaruhi promotional mix, biasanya perusahaan berskala nasional memiliki dana yang lebih besar, kegiatan promosi yang dilakukan biasanya lebih efektif dan lebih menjangkau pasar dibandingkan perusahaan yang memiliki dana promosi terbatas.

  1. Sifat pasar

Diantara sifat pasar yang mempengaruhi bauroan promosi adalah:

    • Luas pasar secara geografis

Perusahaan yang memiliki pasar lokal berbeda dengan perusahaan yang memiliki jangkauan pasar nasional ataupun internasional. Biasanya perusahaan jangkauannya pasar lokal mungkin promosi dilakukan hanya sebatas personal selling sudah cukup, sementara untuk pasar nasional ataupun internasional harus menggunakan media periklanan agar lebih terjangkau.

    • Konsentrasi pasar

Konsentrasi pasar juga mempengaruhi strategi promosi yang dilakukan perusahaan terhadap; jumlah calon pembeli yang ada, jumlah calon pembeli potensial, serta konsentrasi secara nasional. Perusahaan yang memfokuskan pada satu kelompok pembeli saja, penggunaan alat promosinya berbeda dengan dengan perusahaan yang menjual pada semua kelompok pembeli.

    • Macam pembeli

Strategi promosi yang dilakukan perusahaan juga dipengaruhi sasaran dalam kampanye                penjualan, apakaha pembelinya industri, konsumen rumah tangga, maupun jenis pembeli lainnya. Perantara perantara pedagang juga ikut mempengaruhi dalam program promosi perusahaan

  1. Jenis produk

Faktor lainnya turut mempengaruhi kegiatan promosi adalah jenis produknya, apakah apakah barang konsumsi atau barang industri. Dalam memasarkan produk barang-barang konsumsi juga beragam, apakah barang konvenien, shopping, atau barang spesial. Begitu juga sebaliknya pada barang industri cara mempromosikan instalasi tentu berbeda dengan perlengkapan operasi.

  1. Tahap-tahap dalam Siklus Kehidupan Barang

Dalam siklus kehidupan barang ada tahapan yaitu sebagai berikut:

    • Tahap perkenalan

Perusahaan harus berupaya untuk meningkatkan permintaan primer (permintaan terhadap satu jenis produk) terlebih dahulu, bukan permintaan selektif (permintaan dengan merk tertentu). Perusahaan harus menjual kepada pembeli melalui promosi produk tersebut sebelum mempromosikan merk tertentu.

    • Tahap pertumbuhan, kedewasaan, kejenuhuan, perusahaan dapat menitikberatkan periklanan dalam kegiatan promosinya
    • Tahap kemunduran/penurunan; sebelum memasuki tahap ini, perusahaan harus sudah membuat produk baru dan tentunya yang lebih baik. Ini dikarenakan penjualan produk lama sudah tidak menentu serta tingkat keuntungan yang diperoleh cendrung menurun atau sudah tidak dapat mencetak laba, atau untung.

Contoh Promosi

Contoh Promosi
Kategori: Pendidikan

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: