Home » SBM » Buah » Kedondong

Kedondong

Tanaman yang termasuk dalam family Anacardiaceae merupakan tanaman yang dapat mencapai ketinggian 40 m. Pada umumnya, kedondong ditanam dengan biji. Dalam buah kedondong terdapat berbagai manfaat, baik dari buahnya, daun maupun kulit batangnya. Kandungan yang paling utama yang ada dalam buah kedondong ialah unsur gula dalam bentuk sukrosa yang berfungsi sebagai penambahan energi dan vitalitas tubuh. Selain itu kandungan serat dan airnya juga cukup tinggi yang bermanfaat untuk melancarkan pencernaan serta mencegah dehidrasi.

buah kedondong
Buah kedondong saat musim buah

Klasifikasi Tanaman

Nama Ilmiah :Spondias dulcis
Kingdom :Plantae
Sub kingdom :Tracheobionta
Divisio :Magnoliophtya
Super divisio :Spermatophyta
Class :Dicotyledons
Sub class :Rosidae
Ordo :Sapindales
Family :Anacardiaceae
Genus : Spondias
Species :Spondias dulcis Parkinson

Morfologi Tanaman

    1. Daun

Tumbuhan kedondong termasuk ke dalam tanaman berdaun majemuk, dengan bentuk menyirip. Anak daun berjumlah lima sampai lima belas, dengan pangkal daun dan ujung daun yang runcing. Daun kedondong berwarna hijau, dengan panjang daun 5-8 cm dan lebar 3-6 cm. Tepi daunnya rata atau tidak bergerigi, memiliki tata letak daun tersebar, serta permukaan daun yang licin dan mengkilat.

    1. Batang

Tanaman kedondong memiliki batang yang berkayu yang bertekstur keras dan kuat karena sebagian besar terdiri dari kayu yang tumbuh tegak, dan bercabang. Pada bagian permukaan batang teksturnya halus dan berwarna putih kehijauan.

    1. Akar

Tumbuhan kedondong memiliki akar tunggang dan berwarna cokelat tua.

    1. Bunga

Bunga pada tanaman kedondong termasuk bunga majemuk, yang memiliki panjang sekitar 2 cm dan panjang kelopak bunganya berkisar 5 cm. Pada bunga kedondong memiliki benang sari yang berjumlah delapan dan berwarna kuning. Mahkota bunga berjumlah 4-5 dengan warna bunganya putih kekuningan.

    1. Buah

Buah kedondong umumnya berbentuk bulat dan memiliki dinding lapisan luar yang cukup tipis seperti kulit. Kemudian lapisan dalamnya cukup tebal, lunak, dan mengandung air. Buah ini sering kali dimakan, karena berdaging dan berserat, warna buahnya hijau kekuningan. Buah kedondong memiliki rasa asam yang kuat namun jika sudah cukup matang, terdapat rasa manis juga di dalamnya.

    1. Biji

Tanaman kedondong memiliki biji yang berbentuk bulat, berserat kasar, dan warna bijinya putih kekuningan.

Kandungan Nutrisi Buah Kedondong Per 100 gram

Sumber kalori :41,00 kalori
Protein :1,00 gram
Lemak :0,10 gram
Karbohidrat :10,30 gram
Kalsium :15,00 mg
Fosfor :22,00 mg
Ferro :2,80 mg
Vitamin A : 233,00 SI
Vitamin B1 :0,08 mg
Vitamin C :30,00 mg
Air : 88,00 gram

Manfaat Buah Kedondong Untuk Kesehatan

Buah kedondong merupakan salah satu buah yang memiliki banyak kasiat untuk tubuh manusia. Berikut ini adalah bebeapa manfaat buah kedondong untuk kesehatan:

    1. Memelihara Kesehatan Saluran Pencernaan

Buah kedondong ialah buah yang dapat dijadikan untuk memelihara kesehatan saluran pencernaan. Selain itu kandungan vitamin dan kandungan airnya yang cukup banyak juga menjaga tubuh agar tidak dehidrasi.

    1. Cocok Untuk Makanan Diet

Buah kedondong ialah buah dengan kandungan lemak yang rendah sehingga sangat cocok digunakan sebagai makanan diet yang menyegarkan.

    1. Mengobati Luka Bakar

Manfaat lain dari buah kedondong ini ialah dapat digunakan untuk mengobati luka bakar pada kulit.

    1. Sumber lemak dan protein

Buah kedondong memiliki banyak kandungan zat gizi termasuk protein dan lemak. Dengan mengkonsumsi buah kedondong ini dapat digunakan sebagai sumber lemak dan protein.

    1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Buah kedodong adalah salah satu buah yang kaya akan vitamin C. Maka dari itu, buah ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan yang cukup tinggi dalam buah ini juga membantu mencegah penuaan dini dan mempercepat proses penyembuhan luka.

    1. Sumber gula alami bagi tubuh

Buah kedondong juga memiliki kandungan gula alami yang baik untuk memenuhi kebutuhan gula dalam tubuh. Gula alami dari buah-buahan seperti kedondong ini lebih baik daripada gula yang bersumber dari pemanis buatan.

    1. Membantu menyehatkan kulit

Kandungan vitamin C yang tinggi dalam buah ini juga membantu memperbaiki jaringan dan menyehatkan kulit. Kandungan vitamin C itulah yang membantu meningkatkan produksi jumlah kolagen untuk kesehatan kulit. Caranya cukup mudah, daun kedondong direbus dan sarinya digunakan sebagai krim untuk kulit.

    1. Menjaga Kesehatan Tulang

Meskipun kecil, buah kedondong memiliki kandungan kasium yang tinggi. Dalam 100 gram buah kedondong mengandung 15 mg kalsium. Kandungan kalsium dalam kedondong dapat menjaga kesehatan tulang, memperkuat struktur tulang dan mencegah osteoporosis.

Cara Budidaya Tanaman Buah Kedondong

Sebelum budidaya tanaman kedondong, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

      • Sifat Tanaman Pohon Buah Kedondong

Buah kedondong adalah buah yang berasal dari Asia Tenggara dan Asia Selatan dan tersebar luas ke beberapa negara tropis termasuk negara kita Indonesia. Jadi, buah kedondong adalah buah yang bisa tumbuh subur di daerah tropis maka sangat perlu diperhatikan kelembaban dan kebutuhan sinar mataharinya.

    • Syarat Tumbuh Pohon Kedondong

Agat tanaman kedondong dapat tumbuh dan berkembang maka iklim, cuaca dan kelembaban udara sangat penting. Curah hujan yang dibutuhkan untuk tanaman kedondong ini ialah sekitar 1.000 hingga 1.500 mm per tahun. Ciri khususnya adalah, ketika musim kemarau datang, maka daun akan mengering dan berguguran. Sedangkan ketika musim hujan datang, maka daun-daun akan bersemi kembali dan berwarna hijau.

Tanaman tropis seperti tanaman buah kedondong ini juga membutuhkan banyak cahaya matahari. Maka pastikan bahwa tanaman kedondong mendapatkan sinar matahari yang cukup. Sedangkan untuk kadar udara, tanaman kedondong ini butuh kelembaban udara sekitar 14% dengan temperatur sekitar 30°C. Kkadar udara ini dapat dikatakan sangat cocok dan bagus untuk tanaman buah kedondong.

Sedangkan untuk tanah yang dibutuhkan untuk budidaya tanaman buah kedondong ini adalah tanah yang berpori, gembur dan mengandung bahan organik yang cukup. Kandungan organik dalam tanah, akan mencukupi nutrisi bagi pertumbuhan yang selanjutnya diserap oleh pohon melalui akarnya.

Dan untuk tingkat keasaman tanah (pH) yang bagus untuk tanaman buah kedondong ialah berkisar 5,5 dan 6,2. Selain itu, media tanam juga penting untuk perhatikan. Tanaman buah kedondong ini termasuk tanaman yang tidak suka genangan air. Tingkat air tanah yang bisa dicapai tanaman buah kedondong adalah antara 50 dan 200 cm.

Tanaman kedondong mampu tumbuh dengan bagud di dataran rendah dengan iklim kering hingga mencapai 700 m di atas permukaan laut. Selain itu, tanaman kedondong juga membutuhkan lingkungan yang ideal seperti halnya kebutuhan air, pupuk, dan juga pembasmian gulma.

Cara Mudah Budidaya Tanaman Kedondong

Setelah mengetahui beberapa hal diatas, barulah dapat dilakukan budidaya tanaman kedondong. Secara umum, berikut ini adalah cara mudah budidaya tanaman buah kedondong:

    1. Persiapan bibit Kedondong

Siapkan bibit kedondong untuk ditanam, bisa dengan melalui biji (generatif) atau melalui stek, cangkok maupun sambung pucuk (vegetatif). Akan tetapi, lebih baik untuk menggunakan bibit buah melalui hasil vegetatif. Metode budidaya vegetatif dapat menghasilkan buah secara lebih cepat dan lebih identik dengan tanaman induk. Pilihlah bibit buah kedondong yang sehat dan bebas dari hama penyakit.

    1. Tanaman kedondong dalam pot

Ketika bibit dan media tanam sudah siap, maka siapkan juga potnya. Cara mudah yang dapat dilakukan untuk budidaya tanaman kedondong ini adalah dengan menggunakan pot atau tabulampot. Atau bisa juga jika ingin menanam buah ini di kebun atau lahan.

    1. Penyiraman pohon kedondong

Penyiraman tanaman kedondong merupakan langkah perawatan agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Lakukan proses penyiraman secara teratur yaitu di pagi dan sore hari pada bibit tanaman kedondong yang baru ditanam. Jika selanjutnya tanaman kedondong telah tumbuh dengan baik, maka cukup disiram sekali setiap hari atau setiap 2 hari sekali.

Sedangkan ketika tanaman sudah berkembang dan tumbuh besar, boleh disiram setiap 3-4 hari sekali dengan memperhatikan kondisi tanah dan menjaganya agar jangan sampai kering. ketika musim hujan maka intensitas penyiraman bisa dikurangi.

    1. Penyiangan

Penyiangan juga merupakan salah satu cara perawatan tanaman kedondong ini. Gulma dapat menjadi masalah serius bagi tanaman buah kedondong dalam pot. Maka dari itu, atur jadwal penyiangan ketika rumput liar sudah mulai tumbuh. Penyiangan ini sangat efektif bertujuan menghilangkan gulma yang tumbuh di sekitar tanaman kedondong dalam pot. Penyiangan ini dapat dilakukan setiap 2 pekan sekali.

    1. Pemupukan

Agar tanaman buah kedondong dapat tumbuh dan berbuah maka lakukan juga pemupukan secara teruatur. Lakukan pemupukan pertama di tanaman kedondong dalam pot pada saat tanaman kedondong hidup 2-4 pekan. Pemupukan ini menggunakan pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi, contohnya urea dan NPK, ataupun pupuk cair dengan dosis sekitar 20 gram atau 1 sendok makan. Pemupukan berikutnya dapat dilakukan pada saat usia tanaman kedondong mencapai 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, 5 bulan dan seterusnya. Pemupukan ini dapat ditambahkan dengan pupuk dengan dosis yang telah disesuaikan untuk tanaman kedondong.

    1. Panen Kedondong

Tanaman buah kedondong ini dapat dipanen setelah berusia sekitar 1 hingga 1,5 tahun setelah tanam. Ciri khas pada buah kedondong yang sudah siap panen ialah warna buahnya yang hijau tua dan aromanya harum. Walaupun buah ini dapat masak dan menghasilkan warna kuning akan tetapi kebutuhan pasar justru buah kedondong yang masih berwarna hijau. Hal ini yang memungkinkan buah kendonding cukup tahan lama setelah dipetik dari pohonnya.

Lihat juga:

Jenis dan Manfaat Buah Mangga Manfaat Buah Sawo
Jenis dan Manfaat Buah Stroberi Manfaat Buah Mengkudu