Home » SBM » Buah » Manggis

Manggis

Buah dengan nama latin Garcinia mangostana ini merupakan  tanaman  buah  berupa  pohon  yang  berasal  dari hutan belantara Kalimantan Timur atau semenajung Malaya dimana merupakan hutan tropis   yang   teduh. Tanaman buah ini tumbuh subur di daerah dengan sinar matahari dan kelembaban yang cukup tinggi, juga musim kering dengan periode pendek. Buah manggis dapat mencapai  ketinggian 1000 m di atas permukaan laut (20-40) pada daerah tropis. Akan tetapi dapat tumbuh maksimal jika ditanam di daerah dataran rendah.

jenis dan manfaat buah manggis
Buah Manggis sudah matang

Klasifikas Tanaman

Taksomoni

Kingdom :Plantae
Sub Kingdom :Tracheobionta
Divisi :Spermatophyta
Sub Divisi :Angiospermae
Kelas :Dicotyledoneae
Sub Kelas :Dilleniidae
Ordo :Guttiferanales
Famili : Guttiferae
Genus : Garcinia
Spesies :Garcinia mangostana L

Morfologi Buah Manggis

  • Batang

Buah manggis memiliki batang yang tumbuh tegak dengan kulit batang yang berwarna cokelat. Dalam kulit batang tanaman terdapat getah yang berwarna kuning.

  • Daun

Tanaman ini memiliki daun tunggal dengan posisi daun yang berhadapan atau  bersilang berhadapan. Daun buah manggis memiliki helai daun yang mengkilat di bagian permukaan. Bagian atas permukaan daun berwarna hijau gelap dengan permukaan  bawah  hijau  terang. Bentuk daun tanaman manggis ialah elips memanjang, dengan ukuran 12-23 cm 4,5-10 cm dan tangkainya berukuran sekitar 1,5-2 cm.

  • Bunga

Bunga tanaman buah manggis terdiri dari bunga betina 1-3 di ujung batang. Susunan bungannya menggarpu dan terdapat garis tengah sekitar 5-6 cm. Bungan tanaman buah manggis memiliki 4 daun kelopak, dengan dua daun kelopak paling luar yang berwarna hijau kuning, dan dua kelopak bagian dalam ukurannya lebih kecil, bertepi dan berwarna merah, berbentuk melengkung dengan tekstur yang kuat dan tumpul.

  • Buah

Tanaman buah ini memiliki buah dengan bentuk bola tertekan, dengan garis tengah berukuran 3,5-7 cm, berwarna ungu tua. Bagian permukaan kulit manggis bertekstur kasar dan kulitnya cukup tebal. Bagian kepala putik duduk atau (tetap), memiliki kelopak tetap, buahnya berdaging dengan warna putih dan dengan getah kuning. Isi buah manggis dapat kamu lihat berdasarkan jumlah biji di bagian bawah buah manggis.

  • Biji

Tanaman buah manggis ini memiliki biji berjumlah sekitar 1-3 butir yang diselimuti oleh selaput biji yang cukup tebal. Biji buah manggis cenderung berair, berwarna putih, dan dapat dimakan (termasuk biji yang tidak berhasil tumbuh sempurna).

Kandungan Gizi Buah Manggis

Buah menggis mengandung metabolit sekunder diantaranya yaitu triterpen, mangostin, tanin, dan resin. Sedangkan pada kulit buah manggis mengandung  antosianindan xanthone. Xanthone sendiri ialah senyawa kimia alami yang termasuk  senyawa  polyphenolic, sangat efektif mengikat radikal bebas dalam tubuh. Berdasarkan nilai Oxygen Radical Absorbance Capacity (ORAC), kandungan xanthone mencapai 17.000 sampai 20.000 per 100 ons, atau hanya berkisar 2,835 gram kulit buah manggis.

Manfaat antioksidan xanthone ini melebihi kandungan vitamin A, C dan E dimana dikenal sebagai antioksidan paling efektif melawan radikal bebas dalam tubuh. Xanthone ini sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia sebagai antioksidan, anti-histamin, anti-mikroba, dan anti inflamasi. Berikut adalah kandungan nutrisi kulit buah manggis per 100 gram.

Air :62,50%
Lemak :0,63%
Protein :0,71%
Karbohidrat :35,61%
Total gula :2,10%
Vitamin C :7,89%
Vitamin E1:30%
Kalsium :0,70%
Fosfor : 0,70%
Kalium :3,30%
Xanthone :34,9 mg/gr
Antosianin :6,2 mg/gr
Total fenol :154,6 mg/gr.

Manfaat Buah Manggis Untuk Kesehatan

Bukan hanya buahnya saja, semua bagian buah manggis dari buah hingga kulit manggis juga dapat dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh manusia. Berikut ini ialah manfaat manggis untuk kesehatan dan kecantikan.

  1. Bernutrisi Tinggi

Meskipun buah manggis termasuk rendah kalori tapi memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi. Dalam 196 gram buah manggis memiliki kandungan 35 gram karbohidrat, 3,5 gram kandungan serat dan vitamin C yang mampu mencukupi 9% dari kebutuhan harian.

  1. Mengurangi Pertumbuhan Kanker

Buah manggis ini memiliki kandungan senyawa anti kanker yang disebut xanthone. Terdapat beberapa uji coba dan penelitian yang dilakukan di laboratorium mengungkapkan bahwa terdapat kandungan xanthone yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker, termasuk pada payudara, perut dan jaringan paru-paru.

Selain itu, ekstrak kulit manggis juga memiliki sifat apoptosis atau dapat menghancurkan sel kanker. Jadi, setelah mengkonsumsi buah manggis, kulitnya pun juga dapat dimanfaatkan.

  1. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Buah manggis memiliki kandungan serat, dan vitamin C, mineral dan xanthone yang bermanfaat meningkatkan sistem kekebalan dan daya tahan tubuh. Kandungan gizi buah manggis dapat menangkis bakteri jahat dan mendorong meningkatnya daya tahan tubuh. Buah manggis juga sangat bagus dikonsumsi oleh bumil (ibu hamil) agar tak mudah sakit.

  1. Mempercepat Penyembuhan Luka

Kandungan anti bakteri dan anti radang yang ada pada kulit buah bagian dalam yang berwarna ungu sangat bermanfaat untuk mempercepat penyembuhan luka. Caranya cukup mudah dengan mencampur daun dan kulit buah manggis kemudian dioleskan pada luka.

  1. Mengobati Diare

Kulit dan daging buah manggis yang mengandung serat tinggi dapat dimanfaatkan juga untuk menyelesaikan gangguan pencernaan seperti diare dan disentri dengan efektif.

  1. Mengontrol Gula Darah

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kandungan xanthone dalam buah manggis mampu membantu mengontrol gula darah dalam tubuh. Hal inilah yang menjadikan buah manggis sebagai salah satu obat alami untuk penyakit diabetes.

  1. Memiliki Sifat Antioksidan

Kandungan kimia xanthone yang terdapat pada buah manggis juga memiliki sifat antioksidan. Antioksidan sangat penting untuk menangkal radikal bebas dan menghambat terkena penyakit kronis.

  1. Membuat Wajah Awet Muda

Bukan hanya untuk kesehatan tubuh, buah manggis dan ekstrak nya juga terkenal bagus untuk kecantikan atau kesehatan kulit wajah. Kandungan Antioksidan yang terdapat pada buah manggis mampu dengan mudah memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak dan menggantinya dengan yang sel baru. Buah manggis dapat membantu Anda terus terlihat awet muda.

  1. Merawat Kulit

Kandungan Xanthone yang terdapat dalam buah manggis diketahui memiliki sifat anti kanker, termasuk juga kanker kulit. Buah manggis juga memiliki sifat anti inflamasi, anti bakteri, anti jamur dan anti alergi yang bermanfaat untuk mengurangi risiko terjadinya peradangan kulit, penuaan kulit, eksim, alergi atau infeksi bakteri.

  1. Menurunkan Berat Badan

Buah manggis salah satu buah yang baik dikonsumsi untuk menurunkan berat badan. Meskipun tidak secara signifikan namun ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang yang mengkonsumsi jus manggis untuk suplemen memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah.

  1. Menjaga Kesehatan Pencernaan

Buah manggis memiliki kandungan 3,5 gram serat atau sama dengan 14% dari kebutuhan harian tubuh yang disarankan. Kandungan serat yang tinggi ini tentunya bermanfaat dalam menjaga kesehatan pencernaan dan mendorong buang air besar lancar pada bumil (ibu hamil) atau pun orang dewasa.

Cara Budidaya Tanaman Buah Manggis

Tanaman buah manggis memiliki karakteristik yang unik, karena tanaman ini umumnya tidak akan tumbuh sampai lebih dari 15 meter. Rata-rata tinggi nya hanya kurang lebih antara 7-15 meter. Maka dari itu, terdapat beberapa hal yang harus disiapkan ketika akan budidaya tanaman buah manggis.

  • Syarat Tumbuh

Tanaman buah manggis dapat berkembang baik apabila ditanam di wilayah dataran rendah. Umumnya berada di ketinggian mencapai 800 mdpl, buah manggis ini pun membutuhkan suhu optimal kurang lebih 22°-32° C, dengan curah hujan hingga 1500-2500 mm/tahun dan kelembaban udara mencapai 80%. Tanah yang digunakan untuk menanam manggis ialah tanah yang berjenis latosol, ber-PH 5-7.

  • Perbanyakan 

Pada umumnya tanaman buah manggis dapat dibibitkan melalui dua cara, yakni melalui pembibitan melalui biji dan vegetatif.

    1. Metode Pembibitan Biji

Bibit buah manggis dapat diproduksi juga diperbanyak melalui biji, berbeda dengan pembibitan generatif, karena buah manggis terbentuk melalui metode apoktimis.

Buah manggis sendiri memiliki biji viabilitas yang cukup rendah sehingga dapat dengan mudah mengalami kemunduran. Maka dari itu, biji manggis harus cepat dikecambahkan setelah dikeluarkan dari buahnya. Viabilitas biji buah manggis hanya bertahan sekitar 3-5 minggu. Semakin besar biji buah manggis maka semakin bagus untuk dikecambahkan.

    1. Pembibitan Menggunakan Metode Vegetatif

Selain melalui biji, bibit buah manggis dapat diproduksi dengan cara atau metode vegetatif. Dapat berupa metode cangkok, stek, penempelan, sambung pucuk maupun penyusuan. Umumnya yang paling bagus adalah jika menggunakan metode sambung pucuk. Untuk metode vegetatif sebaiknya bibit yang dijadikan budidaya ialah bibit yang berkualitas,

  • Menyiapkan Lahan Penanaman Bibit Manggis

Siapkan  lahan yang akan digunakan budidaya manggis yang bersih dan usahakan bebas dari pepohonan lain. Sisa dari tebangan tanaman, tunggul, semak-semak, rumput dan gulma. Selain itu usahakan melakukan penanaman pada periode tepat sebelum musim hujan.

  • Penanaman Bibit Manggis di Lahan

Persiapkan lubang dengan ukuran 40cm x 40cm x 40cm, kemudian simpan dan amankan tanah bekas galian di sekitar lubang. Biarkan saja lubang terbuka selama kurang lebih dua minggu. Tanah bekas galian tadi disimpan dan di campur dengan pupuk organik ataupun pupuk kandang agar subur.

Idealnya jarak antar lubang yang akan dilakukan penanaman ialah 10m x 10m. Cara budidaya tanaman buah manggis dapat dipadukan dengan tanaman pisang yaitu dengan jarak tanam sekitar 2,5x 2,5m. Jadi contohnya ketika akan menanam 1 hektar lahan maka kira-kira akan melakukan penanaman 100 pohon manggis dan 1500 pohon pisang.

  • Pemupukan 

Pemupukan tanaman buah manggis supaya lebih lebat dan subur ialah dilakukan setelah tanaman ini berusia 1-2 bulan. Dengan bertambahnya usia tanaman sekitar 10-11 bulan makq kita bisa menambah takaran pupuk.  Pupuk yang digunakan untuk pemupukan juga sebaiknya pupuk organik dan pupuk kandang, karena pupuk alami dapat menambah rasa manis pada buah manggis.

  • Pengairan 

Bibit buah manggis yang telah ditanam ketika musim kemarau lakukan pengairan atau disiram air minimal selama 1 – 2 kali per-hari. Hal ini bermanfaat untuk menjaga kelembaban tanah. Apabila bibit atau tanaman manggis sudah berusia sekitar dua tahun maka pengairan air bisa dikurangi.

Tanaman buah anggis biasanya dapat dipanen setelah berusia 5-10 tahun, bunganya akan muncul dan mekar berwarna ungu kemerah mudaan. Jika sudah dipanen, dapat dilakukan pemangkasan tunas-tunas yang menyebar disekitar pohon manggis.

Lihat juga:

Jenis dan manfaat buah Sawo Jenis dan Manfaat Buah sirsak
Jenis dan Manfaat Buah Mengkudu Jenis dan Manfaat Buah Durian