Smoothies sudah diperkenalkan sejak pertengahan tahun 90-an. Sekilas minuman ini  tidak terlalu jauh berbeda dengan jus buah  yang biasa kita konsumsi.  Yang membedakannya adalah hanya pada campuran  susu atau yoghurt yang memang wajib ditambahkan dalam smoothie.

Smoothie

Smoothie bikin kenyang dalam waktu yang lama

Smoothie merupakan minuman yang dibuat dengan proses yang disebut blending (supaya buah dan aneka sayuran dipecah seratnya mudah dikonsumsi).

Smoothies mengandung serat yang mengurangi proses pencernaan, sehingga membuat kita kenyang untuk  waktu yang lama. Serat bisa menurunkan tingkat penyerapan nutrisi ke dalam aliran darah. Dimana hal itu akan menurunkan kemungkinan lonjakan kada gula darah.

Sementara bagi kecantikan, studi yag dilakukan Schools of Psychology and Biosciences di University of Nottingham Malaysia campus menunjukkan perbaikan penampilan kulit pada mereka yang meminum smoothie buah dan sayur. Penelitian dilakukan terhadap mereka yang mengonsumsi smoothie selama enam pekan.

Sumber nutrisi yang oke

Smoothie bisa dibuat dengan menggunakan berbagai buah buahan dan sayuran segar supaya bisa memberikan tubuh vitamin, mineral,  dan serat. Tidak seperti jus yang jumlah seratnya berkurang, smoothies  tak membuat serat  dalam bahan minuman berkurang. Apalagi  bila kita menggunakan yoghurt rendah lemak, biji rami dan susu, yang bisa memberikan kita protein, dan dapat jadi pengganti yang baik waktu ingin mengemil.

Smoothies umumnya lebih cepat dibuat dan umumnya tidak memerlukan tambahan apa apa  kecuali blender yang sederhana. Aneka buah – buahan yang dipakai  juga sebaiknya dibekukan dulu dalam freezer.

Menurut sebuah studi yang dimuat dalam jurnal Flavour, smoothies kental akan membuat perut berasa lebih penuh dan puas dibandingkan minuman cair  dengan jumlah kalori  yang sama

Smoothies mengandung serat yang menurunkan proses pencernaan makanan,  dan pada kondisi itu kita akan merasa kenyak untuk waktu yang lama. Smoothies bisa dijadikan pilihan sarapan supaya sehat dan energik dikantor.

Smoothies yang bergizi dapat meningkatkan energi dan nutrisi dalam tubuh, merasa segar dan muda kembali

Untuk membuat smoothies yang sehat, kita perlu mencari  sumber kalium. Pilih buah – buahan yang merupakan sumber kalium yang baik.  Buah jeruk dapat  menjadi sumber kalium  yang baik.  Selain itu juga mengandung  vitamin C dan vitamin A

Buah lainnya yang juga mengandung  kalium yang cukup tinggi adalah buah berry dan buah pisang. Pisang juga  akan memberikan tekstur yang lembut pada smoothies. Sedangkan buah berry akan memberikan  sumbangan antioksidan

Kita perlu mencari sumber vitamin C untuk membuat smoothie sehat. Jika tak ingin membuat smoothie tanpa bahan dasar jeruk, maka kita harus mencari alternatif buah atau sayur lain yang mengandung cukup vitamin C. Buah kiwi dan stroberi dapat menjadi pilihan yang tepat.

Pilih juga buah atau sayur yang cukup mengandung vitamin A. Beberapa pilihan yang baik adalah buah mangga, buah apricot dan buah blewah

Selain itu, kita juga bisa menambahkan salah satu buah atau sayuran yang mengandung  cukup kalsium dan magnesium seperti buah nanas.

Kategori: Minuman

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: