Seringkali kita mendengar kata opini, bahkan kita sendiri tanpa disadari sering beropini. Jadi apa itu opini? Apakah opini sama dengan pandangan?

Pengertian Opini

Opini secara singkat adalah suatu pendapat yang belum tentu kebenarannya. Opini merupakan  pendapat pribadi yang tidak obyektif serta belum melalui proses  varifikasi.

Opini juga dapat diartikan sebagai suatu kesimpulan yang ada dalam suatu pikiran belum dikeluarkan untuk diperdebatkan. Suatu opini yang sudah bulat diartikan sebagai statement dan bila dipegang secara teguh maka akan menjadi keyakinan. Sedangkan pandangan merupakan suatu opini yang agak di warnai oleh kecendrungan.

Menurut William Albig (1993:53) opini adalah suatu pernyataan tentang sesuatu yang sifatnya bertentangan atau setidaknya terdapat perbedaan mengenai suatu hal.

Dari penjelasan diatas, opini merupakan suatu taksiran yang berbentuk di dalam pikiran tentang sesuatu hal yang sifatnya bertentangan.

Unsur 

Dari pengertian opini diatas, maka dapat diketahui unsur terbentuknya suatu opini.

  1. Kepercayaan mengenai sesuatu

Menurut wikipedia, kepercayaan atau keyakinan merupakan suatu sikap yang ditujukkan oleh manusia saat ia merasa cukup tahu dan menyimpulkan bahwa dirinya telah mencapai kebenaran.  Kepercayaan meliputi bagian dari pengalaman dimasa lalu, seperti pikiran, ingatan, serta interprestasi terhadap sesuatu.

  1. Apa sebenarnya dirasakan seseorang

Suatu prediposisi (suatu keadaan yang mudah terpengaruh) terhadap seseorang, ide atau obyek yang berisi komponen-komponen pengertian, perasaan atau emosi dan perilaku, dimana komponen ini juga merupakan komponen dari sikap.

  1. Persepsi

Merupakan peroses internal yang memungkinkan untuk memilih, mengorganisasikan serta menafsirkan rangsangan dari lingkungan kita dan proses tersebut mempengaruhi perilaku kita.

Secara garis besar unsur terbentuknya  opini adalah persepesi.

Pernyataan Opini 

Opini dapat diutarakan secara aktif maupun pasif, lisan dan baik melalui ungkapan kata yang dapat ditafsirkan dengan jelas, ataupun melalui pilihan kata yang halus atau dapat juga diungkapkan secara tidak langsung dan dapat diartikan secara konotatif atau persepsi (personal).

Opini juga dapat dinyatakan melalui perilaku, sikap, tindakan, mimik maupun bahasa tubuh atau simbol-simbol tertulis. Jawaban yang dikeluarkan akan menunjukkan tiga jenis penilaian, yakni;

  • Positif

Membuat seseorang bereaksi secara menyenangkan terhadap orang lain, suatu masalah, suatu kebijaksanaan, atau sebuah organisasi

  • Pasif

Yang bersangkutan tidak memiliki opini tentang persoalan yang mempengaruhi kelompoknya

  • Negatif

Menyebabkan seseorang untuk beropini yang tidak menyenangkan tentang seseorang, suatu organisasi atau suatu persoalan.

Jenis – jenis Opini

Opini dapat dikelompokkan menjadi , opini individual, pribadi, kelompok,mayoritas, minoritas, massa, dan opini umum.

  1. Opini Individual

Merupakan pendapat seseorang  tentang apa yang terjadi dalam masyarakat. Pendapat ini sifatnya dapat disetujui maupun sebaliknya. Dengan begitu akan dapat diketahui tentang orang orang yang sependapat dan yang tidak sependapat dengan dia, setelah ia memperbicangkan dengan orang. Maka seusuatu yang terjadi pada saat ini menjadi objek opini publik. Jadi, opini publik itu merupakan perpaduan dari opini-opini individual.

Pendapat menjadi opini dikarenakan sesuatu yang terjadi dalam masyarakat tadi akan menimbulkan pertentangan antara pro dan kontra.

  1. Opini Pribadi

Merupakan pendapat asli atau nyata dari seseorang tentang suatu masalah sosial. Opini pribadi timbul bilamana seseorang tanpa dipengaruhi orang lain menyetujui atau tidak suatu masalah sosial, kemudian berdasarkan nalarnya ia sampai pada suatu kesimpulan sebagai suatu tanggapan masalah sosial tersebut,  dan bila dikomunikasikan pada orang lain dalam bentuk obrolan maka ia telah menyampaikan opini pribadinya.

  1. Opini Kelompok

Merupakan pendapat sekelompok orang  mengenai suatu masalah sosial yang menyangkut kepentingan orang banyak.

  1. Opini Mayoritas

Merupakan pendapat terbanyak dari mereka yang berkaitaan dengan suatu masalah antara pro dan kontra.  Biasanya opini ini akan dibawa ke forum terbuka dalam bentuk lembaga misalnya parlemen.

  1. Opini Minoritas

Merupakan kebalikan dari opini mayoritas. Opini minoritas merupakan pendapat orang-orang yang jumlah relatif lebih kecil atau sedikit bila dibandingkan dengan jumlah lainnya yang terkait dengan suatu masalah sosial.

  1. Opini massa

Merupakan kelanjutan dari opini publik. Opini masa merupakan pendapat seluruh masyarakat sebagai hasil perkembangan pendapat yang berbeda mengenai  masalah yang berhubungan dengan kepentingan umum.

  1. Opini umum

Adalah pendapat yang sama dari semua orang dalam suatu  masyarakat mengenai suatu masyalah yang berhubungan dengan kepentingan umum.

Dari pengertian tersebut, tampak persamaan dengan opini massa yaitu, keduanya, semua orang memiliki pendapat yang sama. Sementara perbedaannya adalah bila pada opini masa pendapat yang sama ini merupakan hasil dari perkembangan opini publik, sementara opini umum tidak.

Lihat juga:

Pengendalian sosial Lembaga Pendidikan
Pengertian Etika Lembaga Sosial

pengertian opini, jenis jenis opini, unsur unsur opini


0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: