Home » SBM » Buah » Leci

Leci

BuahPikiran – Leci merupakan salah satu buah dari genus Litchi yang masih satu keluarga dengan lerak-lerak Sapindaceae. Buah leci ini umumnya tumbuh di berbagai negara seperti Cina, India, Madagaskar, Nepal, Bangladesh, Meksiko Pakistan, Taiwan selatan dan tengah, Vietnam utara, Thailand, Filipina, Afrika Selatan serta Indonesia. Di Indonesia, buah leci ini belum banyak dibudidayakan oleh petani kebun sehingga masih tinggi potensi untuk membudidayakannya.

Klasifikasi Tanaman

Berikut merupakan penjabaran secara singkat dari klasifikasi dari buah leci:

manfaat buah leci untuk kesehatan
Buah Leci tumbuh bergerombol di ujung tangkainya

Kingdom atau Kerajaan

Plantae atau disebut Plants

Sub kingdom atau Sub kerajaan

Tracheobionta atau disebut Vascular Plants

Super division atau Super divisi

Spermatophyta atau disebut Seed Plants

Division atau Divisi

Magnoliophyta atau disebut Flowering Plants

Classis atau Kelas

Magnoliopsida atau disebut Dicotyledons

Sub classis atau Sub Kelas

Rosidae

Ordo atau Bangsa

Sapindales

Familia atau Suku

Sapindaceae atau disebut Soapberry Family

Genus atau Marga

Litchi Sonn. atau disebut Lychee

Species (Jenis atau spesies)

Litchi chinensis Sonn.

Binomial Name atau Nama Latin

Litchi chinensis Sonn.

Common Nama atau Nama Umum

Lychee

Morfologi Tanaman

    • Buah

Buah Leci memiliki bentuk bulat seukuran dengan kelereng. Buah yang tumbuh di wilayah Asia dan Madagaskar ini memiliki rasa yang cukup manis dan enak. Buah leci pada umumnya tumbuh bergerombol di ujung tangkainya. Kulit buahnya berwarna merah dengan tekstur yang bergelombang. Daging buah leci berwarna bening dan putih dengan kandungan air yang cukup banyak. Daging buah leci sendiri memiliki rasa yang manis dengan aroma yang khas.

    • Bunga

Tanaman buah leci termasuk tanaman yang memiliki banyak bunga. Bunga tanaman leci berbentuk bunga jantan atau bunga sempurna dimana tersusun dalam satu malai bunga atau disebut panicula. Tanaman leci ini dapat tumbuh mencapai 12 hingga 25 meter.

    • Daun

Tanaman buah leci memiliki daun majemuk dimana tersusun5-9 helai. Bentuk daunnya seperti bulat telur atau juga oval. Pertulangan daunnya menyirip, bertangkai silindris, dan umumnya berwarna hijau dan kuning jika terserang hama serta penyakit yang menyerang.

 

Manfaat Buah Leci untuk Kesehatan

Buah leci merupakan salah sau buah yang memiliki rasa manis dan aroma khas sehingga banyak diminati. Memiliki daging buah yang enak menjadikan buah ini sering dikonsumsi dan bahkan banyak ditemukan dalam sajian kaleng. Selain rasa yang manis dan enak, buah ini ternayata memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya ialah:

    • Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Buah Leci merupakan buah sumber vitamin C yang baik dimana 71,5 mg / 100 g vitamin C yang dapat memenuhi 119% kebutuhan RDA (Recommended Daily Allowance). Tingginya kandungan vitamin C dalam buah leci, dapat digunakan sebagai antioksidan yang akan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh. Maka, buah leci akan membantu meningkatkan imunitas atau kekebalan tubuh terhadap penyakit seperti batuk, pilek dan flu. Vitamin C juga berfungsi untuk melindungi tubuh dari infeksi.

    • Melindungi Dari Dampak Radikal Bebas

Buah Leci mengandung antioksidan, vitamin C, vitamin B kompleks juga flavonoid. Antioksidan dibutuhkan untuk melindungi tubuh dari efek radikal bebas, seperti oksidatif yang disebabkan oleh polusi dan radiasi UV. Radikal bebas bersifat merusak DNA sel normal dan mengubah sel sehat untuk selanjutnya membentuk sel-sel kanker. Antioksidan dapat menetralkan radikal bebas, dan berfungsi sebagai perisai untuk melindungi sel dari kerusakan. Jadi buah leci dapat melindungi dari kanker, peradangan dan penyakit degeneratif.

Buah Leci ialah sumber yang kaya nutrisi yang diperlukan untuk pembentukan sel darah seperti menyediakan mangan, magnesium, besi, tembaga dan folat, dimana yang dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah. 

    • Mencegah Penuaan Dini

Penuaan dini bukan hanya disebabkan oleh peningkatan usia, namun juga karena polusi, radiasi UV dan asap. Maka dari itu, proses penuaan dini akan lebih cepat dari seharusnya. Penyebab utama penuaan dini ialah radikal bebas yang masuk ke dalam tubuh kita, karena stres oksidatif tinggi yang dikarenakan polusi udara. Buah leci mengandung Antioksidan yang tinggi sehingga terbukti bermanfaat untuk menghancurkan radikal bebas, yang  akan mencegah proses penuaan dini.

    • Mencegah Tekanan Darah Tinggi

Sebagian penelitian mengungkapkan bahwa makanan yang tinggi antioksidan dapat menurunkan tekanan darah. Buah Leci mengandung antioksidan yang tinggi dan Vitamin C. Buah Leci juga mengandung kalium dengan jumlah yang cukup yang digunakan oleh tubuh untuk menjaga tingkat natrium. Kandungan kalium juga diperlukan untuk mempertahankan tingkat cairan elektrolit sehingga dapat membantu untuk mempertahankan tekanan darah tinggi. Dampak panjangnya ialah dapat mengurangi risiko stroke dan serangan jantung.

    • Arthritis

Buah Leci merupakan sumber antioksidan dan vitamin C. Karena Antioksidan berfungsi untuk melindungi dari radikal bebas, maka antioksidan juga dapa melindungi tubuh dari penyakit degeneratif dan mencegah arthritis. Buah Leci juga termasuk efektif untuk mencegah asma.

    • Penyakit Jantung

Buah Leci juga mengandung serat yang tinggi, dan sebagai nutrisi terbaik untuk kesehatan jantung. Buah leci dapat mengurangi kolesterol jahat (LDL), sekaligus bisa meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam darah. Maka dari itu akan meningkatkan aliran darah ke jantung, sehingga mengurangi risiko serangan jantung, stroke dan hipertensi.

    • Menjaga kesehatan tulang

Selain kandungan polifenol nya yang dapat menjaga kesehatan jantung, buah leci juga mengandung zat lain yang dapat menjaga kesehatan tulang. Zat tersebut disebut dengan fosfor dan magnesium.  Bukan hanya itu, buah leci ini juga mengandung seng dan tembaga yang dapat membantu meningkatkan produktifitas Vitamin D dimana manfaat vitamin D ialah baik untuk memperkuat tulang.

 

Teknik Dan Cara Budidaya Tanaman Buah Leci

    1. Syarat Tumbuh

Tanaman buah leci bisa tumbuh dengan baik di daerah yang sejuk dan membutuhkan banyak air namun tidak tergenang. Kedalaman air tanah yang baik untuk budidaya tanaman leci hingga 1 meter, dengan curah hujan yang tinggi sekitar rata-rata 2.000 mm/ tahun. Dataran dengan ketinggian lebih dari 700 m dpl ialah daerah yang sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman leci. Sedangkan suhu udara yang baik untuk tumbuhan ini ialah sekitar 9-20 derajat celcius saat musim hujan dan 25-32 derajat celcius saat musim kemarau.

    1. Penyiapan Lahan

Jenis tanah yang cocok unuk budidaya tanaman leci ialah tanah gembur dan berhumus banyak. Tanah untuk budidaya leci dapat diolah dengan cara dibajak atau dicangkul sedalam 30 cm. Berikut adalah langkah-langkan menyiapkan lahan untuk budidaya tanaman buah leci:

    • Buatlah lubang dengan ukuran 60 cm x 60 cm x 30 cm, dengan tanah lapisan atas diusahakan diletakan di tempat yang terkena sinar matahari pagi secara langsung.
    • Setelah itu, lubang diperdalam hingga ukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm, dan usahakan tanah lapisan bawah diletakan di tempat yang terkena sinar matahari siang secara terpisah dari timbunan tanah bagian atas.
    • Keringkan lubang tanam selama kurang lebih 2 minggu agar gas-gas beracun dalam tanah menguap.
    • Masukkan tanah galian lapisan bawah kembali ke tempat asal bagian lubang yang di campur dengan pupuk kandang matang sebanyak 20-40 kg, 1/2 kg urea dan kapur pertanian 4 kg / lubang tanam, setelah diaduk rata lalu masukan tanah tersebut kembali ke dalam lubang tanam.
    1. Penyiapan Bibit

Pilih bibit leci yang berusia 1-1,5 tahun, dengan pertumbuhan yang sehat dan normal, serta berukuran seragam. Ukuran kebutuhan bibit leci tergantung jarak tanam dan kesuburan tanah. Apabila lahan seluas 1 hektar dengan jarak tanam 14 m x 14 m atau 12 m x 12 m, maka dibutuhkan bibit leci antar 50-70 batang.

    1. Penanaman

Berikut adalah beberapa proses untuk penanaman bibit leci:

    • Media tanam dalam polybag yang berisi bibit leci disiram dengan air bersih hingga lembab, kemudian sobek polybag untuk mengeluarkan bibit dan akar juga medianya.
    • Tanam bibit tanaman leci di tengah lubang tanam yang telah disediakan, tekan dan padatkan tanah disekitar pangkal batang kemudian siram hingga cukup basah.
    • Kayu setinggi 50-150 cm ditancapkan dekat batang sebagai penopang bibit leci agar tidak mudah roboh diterpa angin.
    1. Penyiraman – Pengairan

Penyiraman pada tanaman leci yang masih muda perlu dilakukan 1-2 kali sehari, yaitu pagi dan sore hari terutama di saat tidak sedang hujan. Ketika tanaman leci memasuki usia dewasa maka penyiraman dikurangi tetapi dengan melihat dan memperhatikan pertumbuhan tanaman.

    1. Penyulaman

Penyulaman bertujuan agar menjaga jumlah tanaman leci pada luas lahan sesuai dengan populasi berdasarkan perhitungan jarak tanam. Lakukan penyulaman pada musim hujan agar tanaman leci cepat menyesuaikan diri dengan tanaman yang ditanam terlebih dahulu. Hal ini juga untuk menjaga agar tanaman tersebut tidak mengalami kekeringan.

    1. Pemasangan Mulsa

Pemberian mulsa berguna untuk menjaga kestabilan kelembaban tanah, mencegah pertumbuhan gulma, mengurangi penguapan air, dan menyuburkan tanah. Mulsa yang bisa digunakan adalah jerami padi dan rumput kering dan dipasang segera setelah mulai menanam. Caranya ialah dengan menyusun jerami atau rumput kering hingga menjadi bentuk seperti tikar sekitar 3-5 cm, untuk menutup perinukan tanah pada tanaman leci.

    1. Penyiangan dan Penggemburan Tanah

Lakukan penyiangan setelah 2 minggu setelah tanam sekalian menggemburkan tanah. Penyiangan berikutnya dilakukan sekitar 1-2 bulan kemudian, dengan cara membersihkan tanaman gulma yang tumbuh di sekitar batang atau tajuk leci.

    1. Pemupukan

Pemupukan tanaman leci dilakukan mengikuti face pertumbuhan, seperti sebagai berikut:

    • Pemupukan tanaman muda (dibawah usia 3 tahun), yaitu dengan 20 gram urea + 20 gram TSP, 10 gram KCI/pohon. Pemupukan selanjutnya dilakukan di umur 2 bulan dengan pupuk alas 20 gram Urea + 20 gram TSP + 10 gram KCI/pohon.
    • Pemupukan tanaman dewasa, dilakukan 2-3 kali/tahun, yaitu pada saat tumbuh pucuk (trubus), ketika buah mulai besar, dan buah selesai dipanen.

Pemupukan tanaman leci dilakukan dengan cara berikut:

    • Pertama, buat parit atau larikan selebar 15-20 cm dengan kedalaman sekitar 30 cm di sekitar tajuk tanaman, selanjutnya taburkan pupuk secara merata dan ditutup dengan tanah setebal 20-30 cm.
    • Pemupukan juga bisa dilakukan dengan melarutkan pupuk dalam air, misalnya 5 kg NPK dilaruktan dengan air sebanyak 200 liter, selanjutnya disiramkan pada tanah disekeliling tajuk tanaman leci.

lihat juga

Manfaat buah markisa Manfaat buah kiwi
Manfaat buah melon Manfaat buah stroberi