Home » Pendidikan » Disiplin

Disiplin

Disiplin merupakan sebuah prosedur yang dapat mengoreksi atau menghukum bawahan sebab melanggar peraturan atau prosedur.

Pengertian Disiplin

Kata disiplin berasal dari bahasa latin yaitu Discare yang artinya belajar. Selanjutnya dari kata tersebut muncul kata Disciplina yang artinya pengajaran atau pelatihan. Disiplin juga berasal dari bahasa inggris yakni Disciple yang artinya adalah pengikut atau murid.

Selain pengertian tersebut disiplin juga diartikan berbeda oleh beberapa ahli diantaranya:

  • Menurut Handoko (2001:208), kata disiplin berarti kegiatan manajemen untuk menjalankan standar-standar organisasional. Artinya disiplin sebagai acuan bagi organisasi untuk menentukan standar-standar yang dilakukan di organisasi.
  • Terry, mengartikan disiplin sebagai alat penggerak karyawan. Agar setiap pekerjaan bisa berjalan dengan lancar, maka harus diusahakan agar muncul disiplin yang baik. Menurut Terry, disiplin bukan hanya yang berkaitan dengan hukuman.
  • Latainer, kata disiplin diartikan sebagai suatu kekuatan yang berkembang di dalam tubuh karyawan yang menyebabkan karyawan bisa menyesuaikan diri secara sukarela pada keputusan, peraturan, serta nilai-nilai tinggi dari pekerjaan dan perilaku.
  • Beach, kata disiplin diartikan menjadi dua pengertian. Pertama, disiplin diartikan melibatkan belajar atau mencetak perilaku dengan menerapkan sistem imbalan atau hukuman. Kedua, disiplin diartikan hanya berhubungan dengan tindakan hukuman terhadap pelaku kesalahan.
  • Heidjrachman dan Husnan dalam Sinambela (2012:238), arti disiplin ialah setiap perseorangan maupun kelompok yang menjamin adanya kepatuhan terhadap “perintah” serta berinisiatif untuk melakukan suatu tindakan yang dibutuhkan seandainya tidak ada “perintah”.

Dari beberapa pengertian disiplin di atas dapat disimpulkan bahwa disiplin ialah suatu bentuk pengendalian diri pegawai serta pelaksanaan kegiatan manajemen untuk menjalankan standar-standar organisasional.

Tujuan

Sikap disiplin tentu memiliki tujuan dan manfaat jika diterapkan. Menurut Simamora dalam Sinambela (2012:243) disiplin memiliki tujuan utama sebagai pendisiplinan yaitu memastikan bahwa perilaku pegawai konsisten dengan aturan atau peraturan yang telah ditetapkan oleh organisasi.

Semua aturan yang dibuat dan  disusun oleh organisasi merupakan tuntunan untuk mewujudkan tujuan organisasi yang ditetapkan. Jika saat suatu aturan tersebut dilanggar, maka efektivitas organisasi akan berkurang sampai pada tingkat tertentu, tergantung pada besar kecilnya pelanggaran. Tujuan lain yaitu untuk menciptakan atau mempertahankan rasa hormat dan saling percaya antara atasan dan bawahannya.

Disiplin yang diterapkan secara tidak tepat dapat memunculkan masalah seperti moral kerja rendah, mudah marah, juga keinginan buruk di antara pengawas dan bawahan-bawahannya. Pada kondisi seperti ini semua perbaikan perilaku pegawai hanya akan terjadi secara singkat, dan pengawas harus melakukan pendisiplinan kembali pegawainya dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama.

Pelaksanaan tindakan disiplin yang benar tidak hanya akan memperbaiki perilaku pegawai, namun  juga akan memperkecil resiko masalah-masalah pendisiplinan di masa yang akan datang melalui hubungan yang positif antara bawahan dan atasan. Menerapkan kedisiplinan juga bisa membantu pegawai agar menjadi lebih produktif, maka dapat memberikan keuntungan dalam jangka waktu panjang. Selain itu, kedisiplinan dapat mendorong pegawai untuk dapat meningkatkan kinerja yang akhirnya akan menghasilkan pencapaian individu.

Selain dari yang dipaparkan diatas, disiplin memiliki beberapa tujuan umum diantaranya sebagai berikut:

  1. Perintah atas diri sendiri
  2. Mengontrol kuasa kemauan diri
  3. Memperbaiki kebiasaan-kebiasaan yang tidak baik
  4. Mengajarkan sikap hormat kepada orang tua dan ilahi
  5. Menuruti atas dasar prinsip
  6. Untuk mengembangkan suatu keteraturan dalam tindakan manusia

Manfaat

Selain tujuan, disiplin juga memiliki manfaat baik untuk diri sendiri maupun manfaat untuk orang lain diantaranya ialah:

    • Tumbuhnya kepekaan

    Dengan adanya sikap disiplin dapat melatih anak menjadi pribadi yang peka atau berperasaan halus dan percaya terhadap orang lain. Sikap ini bermanfaat karena bisa memudahkan dirinya dalam mengungkapkan perasaannya kepada orang lain, termasuk kepada orang tuanya. Akhirnya anak akan lebih mudah menyelami perasaan orang lain.

    • Munculnya sikap kepedulian

    Bukan hanya kepekaan, disiplin juga memunculkan sikap kepedulian terhadap sesama. Dengan kedisiplian mampu membuat anak menjadi memiliki sikap integritas, selain bisa memikul tanggung jawab, juga dapat memecahkan masalah dengan baik, cepat dan mudah.

    • Mengajarkan keteraturan

    Kedisiplinan yang diajarkan kepada anak sejak dini mampu membentuk pola hidup yang teratur dan dapat mengelola waktu yang di milikinya dengan baik. Anak akan terlatih untuk membagi waktunya dengan baik untuk hal-hal yang positif.

    • Menumbuhkan ketenangan

    Sikap disiplin juga mampu menumbuhkan ketenangan dalam jiwa karena jika sikap disiplin diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita menjadi pribadi yang melakukan sesuatu dengan baik sehingga memunculkan rasa tenang.

    • Tumbuhnya kemandirian

    Sikap kemandirian juga dapat terlatih melalui sikap disiplin yang diterapkan sejak dini. Dengan kedisiplinan anak akan terbiasa mandiri dan dapat diandalkan untuk melakukan kegiatannya sendiri sehingga meme dapat nuhi kebutuhannya sendiri.

    • Membantu perkembangan otak

    Sikap disiplin yang diajarkan kepada anak secara tidak langsung juga akan berpengaruh pada perkembangan otaknya. Anak dengan usia 3 tahun sudah mulai meniru perilaku yang ada disekitarnya. Jadi, ketika orang tua dan keluarga memiliki sikap disiplin, anak juga dapat meniru sikap kediplinan tersebut dengan cepat melalui perkembangan otaknya.

    • Menumbuhkan sikap patuh

    Menumbuhkan sikap patuh terhadap orang tua maupun orang lain juga bisa dilatih dengan menerapkan kedisiplinan anak sejak dini. Dengan penerapan disiplin maka anak akan menuruti aturan yang ditetapkan orang tua atas kemauan sendiri.

    Macam macam Disiplin

    Sikap disiplin sendiri dapat dikelompokkan menjadi beberapa macam diantaranya yaitu:

    1. Disiplin menggunakan waktu

    Maksudnya ialah dapat menggunakan dan membagi waktu dengan baik dan tepat. Salah satu kunci kesuksesan ialah seseorang dapat mengatur waktunya dengan sebaik mungkin karena setiap detik waktu sangatlah berharga.

    1. Disiplin dalam beribadah

    Ialah senantiasa menjalankan ibadah dengan aturan-aturan yang terdapat di dalamnya. Kedisiplinan dalam beribadah sangat diperlukan, karena Tuhan selalu menganjurkan hambanya untuk selalu disiplin dan beribadah tepat waktu.

    1. Disiplin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara

    Selain dalam ibadah, disiplin juga diperlukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Banyak sekali hal-hal yang membutuhkan kesadaran diri akan disiplin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Seperti membayar pajak tepat waktu, disiplin dalam menggunakan fasilitas negara, dalam dunia pendidikan dan lain sebagainya.

    1. Disiplin diri pribadi

    Disiplin pribadi ialah sikap disiplin yang menganut berbagai unsur seperti adanya sesuatu yang harus di taati atau ditinggalkan juga adanya proses sikap seseorang terhadap hal tersebut.

    1. Diplin sosial

    Berbeda dengan disiplin dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, disiplin sosial ialah sikap disiplin yang diterapkan dalam hubungannya dengan masyarakat dan lingkungan sekitar. Misalnya, disiplin membuang sampah pada tempatnya.

    1. Disiplin Nasional

    Disiplin nasional dapat di artikan sebagai rasa cinta tanah air dan bangsa yang tercermin dalam suatu perbuatan yang dalam bentuk keputusan dan ketaatan. Disiplin ini dilakukan baik secara sadar maupun melalui pembinaan terhadap norma kehidupan yang berlaku.

    Ciri-ciri Orang yang Memiliki Sikap Disiplin

    Disiplin di rumah

    Sikap disiplin paling dasar ditumbuhkan dari lingkungan keluarga atau rumah. Kegiatan sehari-hari yang dilakukan di rumah sangat membutuhkan keteraturan dan sikap disiplin. Maka dari itu perlu adanya jadwal kegiatan yang berguna untuk mengatur waktu sejak bangun tidur sampai mau tidur lagi. Waktu di buat disesuaikan dengan kebutuhan, baik untuk kegiatan sehari-hari yang formal maupun tidak formal.

    Orang yang disiplin adalah orang yang bisa mengatur waktu kegiatan sehari-hari dan dilaksanakan sesuai dengan jadwal kegiatan, sehingga tidak ada waktu terbuang.

    Contoh dari sikap disiplin di rumah ialah :

    • Bangun dan tidur tepat waktu
    • Makan secara teratur
    • Menjaga kebersihan rumah
    • Melakukan pekerjaan rumah sesuai waktunya

    Disiplin di jalan raya

    Disiplin di jalan raya ialah sikap disiplin dan teratur ketika sedang berada di jalan raya. Di Indonesia sikap disiplin di jalan raya sepertinya belum bisa diterapkan oleh semua orang. Buktinya masih banyak kasus pelanggaran lalu lintas dan kecelakaan yang terjadi. Padahal sikap disiplin di jalan raya sangatlah penting karena bukan hanya demi keselamatan pribadi, namun juga keselamatan pengguna jalan yang lain.

    Sayangnya, meskipun sudah banyak dan cukup memadai fasilitas lalu lintas yang ada, masih aja ada pengguna jalan yang tidak menaati rambu rambu lalu lintas yang ada. Jika para pemakai jalan menaati peraturan, tidak akan ada kecelakaan di jalan dan semua jalan bisa aman lancar.

    Contoh sikap disiplin di jalan raya

    • Tidak menerobos lampu merah
    • Tertib dan mematuhi rambu-rambu di jalan
    • Membawa surat-surat kendaraan yang lengkap

    Disiplin di lingkungan kerja

    Di lingkungan kerja, setiap pegawai atau karyawan juga dituntut untuk selalu disiplin dalam bekerja. Disiplin disini dapat berupa banyak hal misalnya adalah berangkat dan pulang tepat waktu (tidak terlambat), menjalankan tugas dan menyelesaikan pekerja sesuai dengan batas waktu yang ditentukan dan masih banyak peraturan lainnya mengenai disiplin.

    Disiplin di Masyarakat

    Sikap disiplin di masyarakat umumnya tidak berupa aturan tertulis, melainkan menaati norma atau adat istiadat yang berlaku di lingkungan masyarakat tersebut. Contohnya ialah disiplin menjaga kebersihan lingkungan.

    Lihat juga:

    Pengertian etos kerja Pengertian etika
    Pengertian pengendalian sosial Pengertian Opini

    1