Home » SBM » Buah » Jeruk lemon

Jeruk lemon

Morfologi Tanaman

Lemon (Citrus limon) sejenis jeruk yang dikenal juga dengan sebutan sitrun, jeruk  sitrun (dari bahasa belanda, citroen), buahnya berbentuk bulat lonjong, ada tonjolan pada ujungnya, warna kulit buah matang kuning cerah, rasanya asam, sepet, sedikit manis.

Lemon lebih populer dalam industri  kuliner karena memiliki aroma citrus yang segar dan bagian yang digunakan air perasan dan kulitnya. Beberapa Manfaat jeruk lemon dalam kuliner, yaitu sebagai penambahan citarasa, menghilangkan aroma amis ikan dan seafood, memberi aroma segar pada soto. Kulit lemon dapat dimanfaatkan sebagai garnish makanan dan minuman, kue cake, dan lainnya.

Klasifikasi Tanaman

Klasifikasi ilmiah
manfaat jeruk lemon

Kindom : Plantae

Subkingdom: Spermatophyta

Kelas: Magnoliopsida

Subkelas: Rosidae

Divisio : Plantae

Ordo: Sapindales

Famili: Rutaceae

Genus: Citrus

Spesies: Citrus limon 

Lemon memiliki sekitar 20 varietas. Namun di pasar indonesia hanya ada jenis lemon tertentu, pada umumnya jenis Eureka dan Meyer. Beberapa jenis lemon yang ditemukan, antara lain:

  1. Eureka lemon. Sama dengan lemon pada umumnya, memiliki rasa asam, sepet, kulitnya kasar, terdapat biji, ada tonjolan di ujungnya.
  2. Lisbon lemon. Rasanya sama dengan eureka lemon, namun kulitnya halus, tanpa biji, dan tidak ada tonjolan pada ujungnya.
  3. Meyer lemon (Citrus x meyeri). Lemon ini banyak dijumpai di pasar dan restoran, memiliki flavor manis dan lebih aromatik.

Perbedaan Lemon dengan Jeruk Nipis

Lemon dan jeruk nipis memang sama sama jeruk asam namun dapat dibedakan dari warnanya, yaitu lemon berwarna kuning cerah, sedangkan jeruk nipis berwarna hijau. Jeruk nipis memang lebih mudah ditemukan di indonesia kerena lemon sebagian besar masih impor.

Kriteria Lemon Jeruk Nipis
Ciri – ciri
Nama ilmiah Citrus Limon Citrus ourantifolia
Bentuk Bulat lonjong, lebih besar dari jeruk nipis. Ada tonjolan di ujungnya Bulat
Kulit Mengkilat, muda: jiau, Tua:kunig tua, keriput, ditekan lembek Mengkilat, Muda: hijau, matang: hijau kekuningan, tua: hijua kuning, ditekan lembek
Aroma Citrus lebih kuat, asam manis, menyegarkan Citrus lebih lemah daripada lemon
Rasa Asam, sepet, sedikit manis Asam
pH 2-3 2-2,5
Kandungan dalam gizi 100 gram
Energi 34 kkal 37 kkal
Protein 0,5 gram 0,8 gram
Lemak 0,8 gram 0,1 gram
Karbohidrat 6,2 gram 12,3 gram
Kalsium 23 mg 40 mg
Fosfor 20 mg 22 mg
Besi 0,3 mg 0,6 mg
Vitamin A 22 Iu
Vitamin B1 0,09 mg 0,04 mg
Vitamin C 50 mg 27 mg
Natrium 31 mg 4 mg
Kalium 140 mg 137 mg
Bdd 100% 76%
Senyawa fitokimia Limonene, quersetin Lemonen
Khasiat Aromatik, antiinflamasi Pendingin.
Sumber: DKBM Depkes, 2005

Sumber: USDA National Nutrient database

Manfaat Jeruk Lemon

Buah Lemon bermanfaat untuk kecantikan, kesehatan, dan sebagai pemberi citarasa  dan plavor makanan.

Manfaat Lemot Bagi Kecantikan

  • Memutihkan gigi

Dengan cara mencampurkan jus lemon dengan baking soda, tempelkan pada gigi selama 1 menit, kemudian bersihkan

  • Menjaga kesehatan mulut.

Dengan berkumur beberapa tetes lemon yang di encerkan dengan sedikit air dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut, dilakukan setelah menggosok gigi. Selain itu, berkumur dengan air lemon dapat menghentikan pendarahan gusi dan mengurangi nyeri saat sakit gigi.

  • Menguatkan dan membuat kuku lebih putih

Dengan cara  merendam kuku dalam campuran air perasan lemon dan minyak zaitun selama beberapa menit, lalu bilas dengan air

  • Mengatasi masalah kulit wajah seperti flek hitam, pori – pori besar, dan keriput pada kulit.

Buah lemon mengandung AHA (Alpha – Hidrocxy Acid) yang dapat membantu pengelupasan sel sel kulit mati. Dengan cara mengoleskan jus lemon yang sudah disimpan di dalam lemari es dengan kapas ke wajah, dibilas dan gunakan pelembab wajah. Lakukan setiap pagi.

  • Melembabkan kulit yang kering

Dengan cara menggosokkan irisan buah lemon pada kulit yang kering seperti pada siku. Diamkan selama 10 menit lalu bilas dengan air.

  • Menurunkan berat badan

Dengan cara memaksimalkan pembakaran lemak tubuh. Kandungan pektin yang terkandung dalam lemon memberi efek kenyak lebih lama sehingga mengurangi porsi makan. Berdasarkan penelitian The Journal Of The American College Of Nutrition, pektin menghilangkan dorongan untuk makan sampai empat jam. Penggunaannya, rutin mengonsumsi segelas air perasan jeruk lemon yang dicampur dengan air hangat setiap hari.

  • Membuat rambut berkilau

Dengan cara mencampurkan jus lemon dengan kondisioner, usapkan ke rambut, dan biarkan terjemur dibawah sinar matahari, lalu cuci rambut. Lakukan setiap seminggu sekali.

  • Menghilangkan ketombe

Dengan cara memijat-mijit kepada dengan campuran jus lemon dan minyak zaitun dicampur dengan air hangat. Diamkan selama 15 menit lalu bilas dengan air dan gunakan kondisioner rambut.

Manfaat Untuk Kesehatan

  • Memperbaiki sistem pencernaan agar dapat menyerap zat gizi dengan baik

Berbagai penelitian telah berhasil membuktikan bahwa asam sitrat dapat menyembuhkan berbagai macam gangguan pencernaan seperti dispepsia, sembelit, biliousness, cacingan, dan perut kembung

  • Menyeimbangkan pH tubuh

Walaupun rasanya cukup asam namun tidak berbahaya bagi lambung, bahkan dapat menjadikan alkalizing pada cairan tubuh dalam metabolisme sehingga menyeimbangkan pH tubuh

  • Menyerap dan mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui urin (detoksifikasi)

Membersihkan darah dengan menyaring dari bakteri, racun, antibodi dan partikel lain dari sirkulasi.

  • Menurunkan kolestrol dan menyeimbangkan kadar gula darah.

Tentunya menurunkan risiko penyakit jantung  dan diabetes

  • Mencegah penyakit batu ginjal dan menjaga kesehatan hati

Penelitian di Maroko (2007) melaporkan bahwa minuman jus lemon dapat mencegah pembentukan batu ginjal pada tikus.

  • Menghilangkan stres

Aroma citrus segarnya memberi efek segar relaks dan menghilangkan stres. Penelitian di jepang pada tahun 2008 (stress and health) menyebutkan bahwa limonen dapat menghilangkan kenaikan serum kortikosteron dan cerebral monoamine yang merupakan dua indikator seseorang sedang mengalami stres.

  • Mencegah kanker: salah satu penelitian lemon berkhasiat antikanker yaitu di Saudi arabia pada tahun 2011 (Asian Pasific Journal of Cancer Prevention) menyebutkan bahwa ekstrak lemon meningkatkan opostosis (pemrograman kematian sel) di dalam sel kanker payudara
  • Meningkatkan kekebalan tubuh

Vitamin C dan antioksidan lemon membuat tubuh tidak rentan terhadap serangan virus pilek, flu, infeksi bakteri penyebab radang tenggorokan, sariawan dan lainnya.[/spoiler]

Keutamaan kandungan Gizi Buah Lemon

  • Vitamin C

Vitamin C pada 100 gram buah lemon berkisar 50mg. Kadar vitamin C yang sangat tinggi ini tidak mudah rusak karena memiliki pH yang cukup asam, yaitu 2-3. Dengan mengonsumsi 1,5-3 buah lemon dapat memenuhi RDA vitamin C untuk orang dewasa (wanita 75mg/hari, pria 90mg/hari)

  • Asam Sitrat

Lemon mengandung 5% asam sitrat (sekitar 0,3 ml per liter) yang berfungsi menstimulasi produksi enzim hati dan menyerap racun dalam sirkulasi darah (detoks) yang dibuang melalui urin.

  • Kalium

Kalium merupakan salah satu mineral penting untuk otak, mengontrol detak jantung dan tekanan darah. Lemon mengandung tinggi kalium, yaitu 140mg dalam 100 gram buah. Kandungan kalium yang sangat tinggi ini mampu menyebuhkan biliousness atau gejala gangguan hati.

  • Limonene

Kulit lemon memiliki kelenjar yang memproduksi minyak esensial (citri aetheroleum) yang memberi aroma citrus dan rasa lemon yang juga dibangun dengan d-limonen. Lemon mengandung 68 % d-limonen yang dipelajari dapat mencegah kanker karena merupakan antioksidan yang baik. Berdasarkan penelitian di Mediterania yang sebagian besar penduduknya mengonsumsi minuman lemonade terbuat dari semua bagian lemon termasuk kulitnya yang banyak mengandung d-limonen, memiliki risiko lebih rendah terhadap obesitas dan kanker.

  • Quersetin

Lemon mengandung flavonoid, yaitu quersetin yang berfungsi sebagai antioksidan pengangkal radikal bebas. Flavonoid ini berfungsi juga sebagai antivirus, antikanker, dan antialergenik. Selain itu quersetin  ini meningkatkan kekebalan tubuh, memproduksi hormon insulin sehingga menyeimbangkan kadar gula darah

Diet Detoks Lemon

Diet detoks lemon tidak hanya untuk menurunkan berat badan namun juga untuk menghilangkan racun dalam tubuh (detoksifikasi). Dengan rutin mengkonsumsi minuman detoks lemon dan asupan menu harian yang teratur, sudah banyak  membuktikan dapat menurunkan berat badan dan menetralkan racun dalam tubuh.

Manfaat detoksifikasi adalah racun yang mengendap dalam tubuh akan keluar sehingga kelenjar dan sel tubuh bersih, menghilangkan kotoran dan bahan mengeras pada sendi dan otot, meredakan tekanan dan iritasi pada saraf, arteri, dan pembuluh darah. Lemon mengandung  asam sitrat, antioksidan, flavonoid yang mampu menyerap racun dalam tubuh dan mengeluarkannya melalui urin.

Resep minuman detoks yang original di buat oleh stanley Burrough dalam bukunya The Master Cleaser, yaitu terdiri dari lemon, sirup maple, cayenne pepper (bubuk jahe), dan air. Bubuk jahe memberi hangat pedas karena mengandung senyawa gingerol dan zat capsaicin yang mampu mengatur kadar gula darah dengan cara mempengaruhi pemecahan karbohidrat. Sirup maple memberi rasa manis namun rendah kalori, mengandung zink dan magnesium untuk meningkatkan selera makan dan mempercepat pembakar lemak.

Resep Minuman Detoks Lemon

Bahan

  • Buah lemon
  • 1 gelas air dingin
  • 2 sdm larutan gula pasir
  • Sejumput bubuk teh

Cara membuat

  1. Ambil gelas dan isi air dingin hingga setengahnya. Masukkan air perasan dari setengah lemon segar. Pastikan agar biji dan pulpnya tidak ikut masuk ke dalam gelas.
  2. Tambahkan 2 sendok makan larutan air gula pasir dan sejemput bubuh teh, aduk aduk hingga tercampur rata, tambahkan air dingin hingga gelas penuh dan aduk aduk kembali.

Segeralah minum minuman detoks ini 6-8 kali sehari selama 7-14 hari untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan racun dalam tubuh (detoksifikasi)

Hal yang perlu diperhatikan agar berhasil melakukan diet ini, antara lain sebagai berikut:

  1. Hindari penggunaan garam dan gulam dalam menu makanan
  2. Hindari mengolah dengan cara menggoreng
  3. Gunakan bahan pangan segar yang utuh (whole)
  4. Perbanyak konsumsi air putih, sayur dan buah
  5. Terapkan pola hidup sehat seperti olahraga, misal berjalan 45 menit
  6. Istrahat cukup 6-8 jam
  7. Menjaga kesehatan dan kebersihan tubuh, dan lainnya.

LIhat juga:

1