Home » Tips » Personal Loan » Asuransi

Asuransi

Istilah asuransi saat ini mungkin sudah bukan menjadi istilah asing lagi. Asuransi merupakan istilah yang berasal dari bahasa Inggris, yaitu Insurance yang berarti pertanggungan. Istilah asuransi merupakan setiap tindakan untuk perlindungan terhadap Resiko. Pengguna asuransi diwajibkan untuk membayarkan uang dalam jumlah tertentu yang disebut dengan premi, yang kemudian dibayarkan kepada perusahaan asuransi.

Pengertian Asuransi

Asuransi secara umum merupakan suatu bentuk pengendalian risiko dimana satu pihak yaitu pemilik asuransi mengalihkan risiko yang mungkin terjadi di masa depan kepada pihak lainnya, dalam hal ini perusahaan asuransi dimana pihak tertanggung harus membayar premi kepada perusahaan asuransi dalam jangka waktu tertentu.

Pengertian Asuransi juga didefinisikan berbeda-beda oleh para ahli. Berikut beberapa pengertian asuransi menurut para ahli.

  • UU No. 2 Tahun 1992

“Asuransi merupakan perjanjian antara dua pihak atau lebih, dimana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung, dengan menerima premi asuransi, untuk memberikan penggantian kepada tertanggung karena kerugian, kerusakan atau kehilangan keuntungan yang diharapkan atau tanggung jawab pihak hukum ketiga yang mungkin akan diderita tertanggung, yang timbul dari suatu peristiwa yang tidak pasti, atau memberikan suatu pembayaran yang didasarkan atas meninggal atau hidupnya seseorang yang dipertanggungkan.”

  • KUHD pasal 246

“Pengertian asuransi merupakan suatu perjanjian dimana seorang penanggung mengikatkan diri kepada seorang tertanggung, dengan menerima suatu premi, untuk penggantian kepadanya karena suatu kerusakan atau kehilangan keuntungan yang mungkin akan dideritanya karena suatu peristiwa yang tidak tentu.”

  • Abbas Salim

“Pengertian asuransi merupakan suatu kemauan dalam menetapkan kerugian-kerugian kecil atau sedikit yang sudah pasti sebagai pengganti (substitusi) kerugian-kerugian besar yang belum pasti terjadinya di masa mendatang.”

Dari beberapa pengertian asuransi diatas, dapat ditarik kesimpulan bahwa Asuransi merupakan suatu perjanjian antara tertanggung (nasabah) dengan penanggung (perusahaan asuransi) dimana pihak perusahaan asuransi bersedia menanggung sejumlah kerugian yang mungkin timbul dimasa mendatang dengan syarat tertanggung membayarkan uang sejumlah tertentu atau premi asuransi.

Tujuan Asuransi

Adanya asuransi tentu memiliki tujuan-tujuan tertentu, diantaranya :

  1. Untuk mengalihkan sejumlah risiko yang ada pada suatu pihak kepada pihak perusahaan asuransi.
  2. Untuk meminimalisir potensi kerugian yang lebih besar jika suatu saat terjadi risiko.
  3. Jaminan bagi pihak tertanggung untuk mendapat perlindungan atas segala risiko kerugian yang mungkin terjadi.
  4. Suatu cara yang efisien bagi perusahaan karena mengurangi biaya pengawasan, pengamanan, dan perlindungan yang memakan banyak biaya dan waktu.
  5. Untuk menutup loss of earning power seseorang atau suatu badan usaha ketika sudah tidak bekerja atau tidak berfungsi lagi.

Manfaat Asuransi

Selain memiliki tujuan, asuransi juga memberikan manfaat secara umum bagi pihak yang memiliki asuransi, Manfaat asuransi yaitu diantaranya:

Memberikan Rasa Aman

Jaminan asuransi yang diberikan oleh perusahaan asuransi pasti memberikan rasa aman bagi pihak yang mengikutinya. Biasa juga dikatakan bahwa asuransi bisa mengurangi rasa kekhawatiran pihak tertanggung karena resiko-resiko yang dapat terjadi tersebut dapat ditanggung secara finansial oleh perusahaan asuransi. Sehingga orang tersebut dapat merasa lebih tenang dan lebih berkonsentrasi dalam beraktivitas dan mengembangkan diri.

Memberi Kepastian

Ketidakpastian resiko merupakan keluhan atau hal yang dikhawatirkan oleh pihak tertanggung. Dengan adanya asuransi maka setidaknya memberikan kepastian bahwa resiko yang mungkin akan terjadi dapat terkonversikan dalam nilai finansial. Sehingga jika suatu resiko terjadi, maka kerugian yang kita alami dapat ditanggung oleh asuransi.

Tempat Menabung dan Investasi

Selain fungsi penanggungan resiko, asuransi juga bisa menjadi sebuah sarana untuk menabung dan berinvestasi. Ada beberapa produk asuransi dimana ada penggabungan antara asuransi dengan investasi. Jenis asuransi ini dikenal dengan istilah whole life atau endowment.

Jenis jenis Asuransi

Asuransi sendiri memiliki beberapa jenis asuransi yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan.

  • Asuransi kesehatan

Asuransi kesehatan merupakan jenis asuransi yang memberikan penanggungan terhadap masalah kesehatan yang diakibatkan oleh suatu penyakit atau kecelakaan oleh pihak tertanggung.

  • Asuransi jiwa

Asuransi jiwa merupakan jenis asuransi yang memberi jaminan atas kematian seseorang yang tertanggung dengan memberikan keuntungan finansial atas premi yang dibayarkan.

  • Asuransi kendaraan

Asuransi kendaraan adalah asuransi yang memberikan layanan asuransi kepada kendaraan pihak tertanggung yang mengalami kehilangan, kerusakan, dan sebagainya.

  • Asuransi pendidikan

Asuransi pendidikan adalah jenis asuransi yang menjamin kehidupan pendidikan yang baik.

  • Asuransi bisnis

Asuransi bisnis adalah asuransi yang menjamin terhadap perusahaan dalam kegiatan bisnisnya seperti kerugian dalam jumlah yang cukup besar, kerusakan, kehilangan dan lain sebagainya.

  • Asuransi kepemilikan rumah dan properti

Asuransi kepemilikan rumah dan properti adalah asuransi yang memberikan pelayanan terhadap pemilik rumah dari risiko seperti kebakaran, kerusakan tempat tinggal atau kerusakan barang-barang pribadi.

Istilah-Istilah Dalam  Asuransi

Ada beberapa istilah yang perlu diketahui oleh orang-orang yang terikat dalam pertanggungan asuransi diantaranya:

  • Polis Asuransi

Polis asuransi adalah surat perjanjian yang berisikan perjanjian asuransi antara penanggung (perusahaan asuransi) dan pemegang polis. Dalam polis asuransi ini tertulis segala hal yang harus diperhatikan dan dipahami oleh kedua belah pihak secara seksama. Polis asuransi inilah yang nantinya akan dijadikan dasar dalam transaksi dan klaim asuransi.

  • Pemohon (Applicant)

Pemohon atau applicant merupakan istilah bagi orang yang mengajukan permohonan akan sebuah asuransi. Namun istilah ini akan berganti sebagai pemegang polis ketika asuransi telah disetujui.

  • Pemegang Polis (Policy Owner)

Pemegang polis adalah orang yang telah disetujui permohonan asuransinya oleh perusahaan asuransi.

  • Tertanggung (Insured)

Tertanggung merupakan orang yang menjadi objek pertanggungan dari asuransi atau bisa juga dikatakan sebagai orang yang diasuransikan oleh sebuah badan asuransi.

  • Penerima Uang Pertanggungan (Beneficiary)

Penerima uang pertanggungan atau beneficiary merupakan istilah untuk satu atau beberapa orang yang ditunjuk untuk menerima uang pertanggungan ketika terjadi sesuatu resiko. Umumnya, penerima uang atau beneficiary adalah anak atau keluarga dari tertanggung.

  • Uang Pertanggungan

Uang pertanggungan adalah nilai uang yang tercantum dalam polis asuransi yang akan dibayarkan oleh penanggung kepada pemegang. Uang pertanggunan ini bisa dikatakan sebagai uang “ganti rugi”.

  • Premi

Premi asuransi merupakan jumlah uang yang harus dibayarkan oleh tertanggung selama mengikuti asuransi kepada perusahaan asuransi dimana jumlahnya sudah tertera dalam polis.

  • Nilai Tunai

Nilai tunai merupakan sejumlah uang yang harus dibayarkan kepada pemegang polis jika polis tersebut dibatalkan sebelum masa asuransi berakhir atau pada saat tertanggung meninggal dunia dimana jumlah dan ketentuannya sudah tercantum dalam polis.

  • Insurable Interest

Insurable interest adalah hubungan yang terjalin antara pihak tertanggung dan objek yang diasuransikan oleh badan asuransi.

http://ciputrauceo.net/blog/2016/4/4/pengertian-asuransi-dan-manfaat-mengikuti-asuransi